Langsung ke konten utama

Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Jerman

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah              : SMAN 15 Makassar

Mata Pelajaran : Bahasa Jerman

Kelas/Semester : X/Semester 1

Tema                  : Jati Diri

Alokasi Waktu  : 1 x pertemuan (2x45 Menit)

 

A. Standar Kompetensi

1.       Memahami wacana lisan berbentuk paparan atau dialog sederhana tentang jati diri          

B. Kompetensi Dasar

1.1   Mengidentifikasi bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan mencocokkan, menjodohkan dan membedakan secara tepat

C. Indikator

1.1.1         Mencocokkan kata, frasa, kalimat yang tersedia dengan ujaran yang didengar

1.1.2         Melengkapi kata dengan huruf yang disediakan

1.1.3         Menjodohkan kalimat yang belum sempurna dengan jawaban yang tersedia

D. Tujuan Pembelajaran

1.       Setelah berlatih mencocokkan kata, frasa, kalimat yang tersedia dengan ujaran yang didengar siswa dapat memahami isi dari teks

2.       Setelah melengkapi kata dan menjodohkan kalimat yang belum sempurna dengan jawaban yang tersedia siswa dapat berlatih atau berdialog tentang jati diri

E. Metode dan Pendekatan Pembelajaran

    1. Metode

a.       Ceramah

b.       Diskusi

c.       Praktek

d.       Penugasan

    2. Pendekatan

                Contextual Teaching and Learning (CTL) atau pendekatan kontekstual

F. Langkah-Langkah Pembelajaran

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Alokasi Waktu

Kegiatan Awal

Siswa memberi salam kepada guru

 

Guru membuka pelajaran dengan cara menyapa para siswa dengan ramah

 

Guru memberi acuan tentang materi yang akan dipelajari hari ini

15 Menit

Kegiatan Inti

Kontekstual :

·         Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan hari ini kepada siswa

·         Guru menjelaskan definisi jati diri

·         Guru menjelaskan cara-cara berdialog dengan tema jati diri dalam bahasa jerman

·         Guru mulai menghubungkan materi jati diri dengan penggunaannya sehari-hari kepada siswa

60 Menit

Kegiatan Akhir

Siswa mencoba mempraktekkan dialog dalam bahasa jerman

 

Siswa mendapatkan pekerjaan rumah dari guru

 

Guru mengakhiri pembelajaran dengan membaca doa bersama

15 Menit

 

 

G. Media dan Sumber belajar

a.       Media (teks percakapan)

b.       Sumber belajar (Kasim. 2008. Deutsch ist Einfach kelas IX : Tiga Serangkai)

H. Penilaian

1.       Pengetahuan

a. Soal evaluasi

2.       Sikap

No.

Nama

Perubahan Sikap

 

Kerja Sama

Percaya Diri

1

2

3

1

2

3

1.

 

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

 

 

 

4.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.       Keterampilan

Rubrik keterampilan berdialog dalam bahasa jerman :

Aspek

Baik Sekali

Cukup

Perlu Bimbingan

3

2

1

Pengucapan Huruf

Pengucapan hampir sesuai dengan penutur jerman asli

Pengucapan jelas

Pengucapan tidak jelas dan salah baca

 

Pedoman Penskoran

Skor Maksimal = 100

Skor =  x 100

 

Skor

Predikat

Klasifikasi

81-100

A

SB (Sangat Baik)

66-80

B

B (Baik)

51-65

C

C (Cukup)

0-50

D

D (Kurang)

 

No.

Nama

Skor

Kriteria

1.

 

 

 

2.

 

 

 

3.

 

 

 

 

Makassar, 31 Oktober 2018

                                                                                                                                                                       Wali Kelas                                                                                                 Dosen Pembimbing

 

 

Nur Annisa, S.Pd                                                                                                              Jofan, S.Pd., M.A

NIP: ……………………………..                                                       NIP : ………………………

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran

A. Materi Pembelajaran

1.       Jati Diri

Jati diri adalah suatu hal yang ada di dalam diri kita. Meliputi karakter, sifat, watak dan kepribadiannya. Jati diri merupakan segala hal tentang diri.

B. Lembar Kerja Siswa

1.       Menjawab soal

2.       Melakukan praktek berdialog berpasang-pasangan

 

A : Guten Morgen, Grüße, ich heiße Andi, wie heißen Sie?

(Selamat pagi, salam kenal nama saya Andi, siapa nama Anda?)

 

B : Guten Morgen, ich heiße Adlar

(Selamat pagi salam kenal juga, nama saya Adlar)

Baca Juga:  Tips Memilih dan Mendapatkan Kampus Jerman yang Tepat

 

A : Wo kommst du her?

(Darimana asalmu?)

 

B : Ich komme aus München, wo kommst du her?

(Aku dari Munich, kamu dari mana?)

 

A : Ich komme aus Indonesien und fange gerade heute hier an.

(Aku dari Indonesia, baru hari ini memulai kelas di sini)

 

B : Wow, ich war in Indonesien in Bali

(Wow, saya pernah ke Indonesia di Bali)

 

A : Ich komme aus Semarang, ja Bali ist eine berühmte Urlaubsinsel

(Aku berasal dari Semarang, ya Bali adalah pulau liburan yang terkenal)

 

B : Dieses Jahr möchte ich wieder in den Urlaub fahren

(Tahun ini aku mau kesana lagi untuk berlibur)

Baca Juga:  Ini 4 Alasan Kuliah Gratis di Jerman Banyak Diminati

 

A : Wir können zusammen Urlaub machen, ich werde später auch in Bali Urlaub machen

(Kita bisa berlibur bersama, aku juga akan ke Bali liburan nanti)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PIDATO, PENGUTIPAN DAN PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

  A.     Pengertian Pidato             Pidato adalah suatu suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Pidato juga berarti sebagai kegiatan seseorang yang dilakukan di depan orang banyak dengan mengandalkan kemampuan bahasa sebagai alatnya.             Pidato pada dasarnya merupakan kegiatan mengungkapkan pikiran dalam bentuk kata-kata (lisan) yang ditujukan kepada orang banyak dalam suatu forum. Seperti pidato kenegaraan, pidato menyambut hari besar, pidato pembangkit semangat dan sebagainya.             Menurut Emha Abdurrahman dalam bukunya teknik dan pedoman berpidato, pidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang suatu hal dengan mengutarakan keterangan sejelas-jelasnya dihadapan massa atau orang banyak dalam suatu waktu tertentu.    ...

ANALISIS STRUKTUR KALIMAT BERDASARKAN DIE GENERATIVE TRANSFORMATIONS GRAMMATIK (GTG)

  A       Tata Bahasa Transformasi Aliran tata bahasa transformasi lahir dengan terbitnya buku Noam Chomsky yang berjudul Syntactic Structure pada tahun 1957 yang kemudian dikembangkan karena adanya kritik dan saran dari berbagai pihak. Nama yang dikembangkan oleh Chomsky yaitu Transformational Generative Grammar . Dalam bahasa Indonesia lazim disebut Tata Bahasa Transformasi atau Tata Bahasa Generatif. Menurut Chomsky salah satu tujuan dari penelitian bahasa adalah untuk menyusun tata bahasa dari bahasa tersebut. Bahasa dapat dianggap sebagai kumpulan kalimat yang terdiri dari deretan bunyi yang mempunyai makna, maka tata bahasa haruslah dapat menggambarkan hubungan bunyi dan arti dalam kaidah-kaidah yang tepat dan jelas. Setiap tata bahasa dari suatu bahasa, menurut Chomsky merupakan teori dari bahasa itu sendiri dan tata bahasa itu harus memenuhi syarat yaitu 1         Kalimat yang dihasilkan oleh tata bahasa ...

Media Pembelajaran

  1.         Pengertian Media Pembelajaran Media berasal dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari kata “ medium ” yang secara harfiah berarti “perantara” atau “pengantar”, yakni perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Media pembelajaran bisa dikatakan sebagai alat yang bisa merangsang siswa untuk supaya terjadi proses belajar. Media pembelajaran meliputi perangkat keras yang dapat mengantarkan pesan dan perangkat lunak yang mengandung pesan. Namun demikian, media bukan hanya berupa alat atau bahan saja, tapi juga hal-hal lain yang memungkinkan siswa memeroleh pengetahuan. Media bukan hanya berupa TV, radio, komputer, tapi juga meliputi manusia sebagai sumber belajar, atau kegiatan seperti diskusi, seminar simulasi, dan sebagainya. Dengan demikian media pembelajaran dapat disimpulkan sebagai segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong ...